Rabu, 27 Februari 2013

Keunikan Otak Tengah


Bicara mengenai otak manusia,selama ini kita hanya membahas tentang otak kiri dan otak kanan yang kerjanya sedikit berlawanan.yang satu mengarah ke logika sedangkan yang lain mengarah ke rasa.kita jarang sekali membahas otak tengah,padahal kalau dimanfaatkan dengan baik justru berdapak sama dasyat dengan otak kiri maupun kanan.Perkembangan otak tengah (mesencephalon) mengalami perkembangan yang pesat pada saat pembentukan janin.pada fase awal,otak tengah bayi lebih dominan,sehingga sering disebut kalau bayi tersebut jenius.Namun dalam perkembangan umur,otak tengan menjadi kurang aktif karena otak manusia lebih didominasi dengan satu bagian otak,misalnya otak kiri atau otak kanan saja.secara umum otak tengah berfungsi sebagai super controller yang dapat mengatur keseimbangan kinerja otak kiri dan kanan.tapi pada kenyataanya,saat dewasa kebanyakan otak tengahnya tertidur atau tidak aktif.Otak tengah mempunyai kemampuan yang lebih.otak tengah tidak saja bisa diaktifkan secara manual,tapi juga dapat aktif secara alami.orang yang otak tengahnya aktif secara alami biasanya disebut orang yang memiliki kemampuan lebih.misalnya,tunanetra yang bisa 'melihat' dimungkinkan otak tengahnya aktif alami.otak tengah sudah lama masuk ranah penelitian medis.penelitian otak tengah berhubungan dengan frekuensi gelombang otak (alpha hingga tetha) yang dikenal bisa mengondisi tubuh manusia menjadi rileks dan nyaman.
Efek yang ditimbulkan setelah otak diaktifkan bermacam-macam dan setiap anak tidak dapat disamakan,misalnya ada yang dominan dengan intuisinya,seperti bisa melihat kejadian masa depan,membaca warna dengan mata tertutup dan sebagainya.ada efek 'ajaib' yang juga dapat timbul setelah otak tengah diaktifkan,salah satumya dapat mendeteksi penyakit,menerima sinyal firasat,mewarnai tanpa melihat,dll.Namun efek disini tidak dimaksudkan untuk mengarahkan anak menjadi pesulap,tetapi metode tutup mata ini dimaksudkan untuk melatih otak tengah yang telah lama tertidur.
Tapi sayang,biaya aktivasi otak tengah ini tidaklah murah sehingga menjadi kendala di kalangan masyarakat kelas menengah kebawah.semestinya hasil penelitian yang sudah teruji dan terbukti ini direspon pemerintah,baik melalui departemen pendidikan nasional maupun dinas kesehatan.
(JIE)

0 komentar:

Poskan Komentar